APA ARTI JUMAT AGUNG BAGIKU!

Published by admin on

APA ARTI JUMAT AGUNG BAGIKU!

    Kecenderungan kita manusia di dalam kehidupan ini adalah memilih jalan hidup yang sesuai dengan hasrat dan keinginan hatinya sendiri. Namun Alkitab memberi kesaksian bahwa sejak kejatuhan Adam, keinginan hati manusia sudah ada dalam pengaruh dosa. Lihatlah betapa sering kejahatan manusia dikisahkan dalam alkitab yang ujung-ujungnya membawa malapetaka bagi kehidupan manusia itu sendiri. Seringkali kejahatan yang tampak ini tidak sepenuhnya disebabkan oleh manusia yang terang-terangan memberontak kepada Allah, namun ada juga sebagian manusia melakukan kejahatan disebabkan oleh kebodohan mereka sendiri akibat Firman Tuhan yang masih tersembunyi bagi mereka. Puncak dosa manusia digambarkan dalam peristiwa penyaliban Tuhan Yesus dimana mereka yang hadir saat itu mewakili semua orang2 yang secara langsung atau tidak langsung ikut bertanggung jawab atas kematian seseorang yang sedikitpun tidak pernah berbuat dosa. Baik kaum Farisi yang terang-terangan menghendaki kematian Tuhan Yesus, maupun bagi banyak orang awam saat itu yang hanyut dalam hujatan, mereka sama sama bertanggung jawab atas kejahatan besar atas nama kemanusian. Tapi justru disitulah puncak anugerah Tuhan dicurahkan atas manusia dari berbagai kalangan supaya Ia bisa membayar lunas hukuman atas dosa dunia. Iblis mengira bahwa ia berhasil mempengaruhi manusia dari semua aspeknya untuk bersama-sama melakukan kejahatan yang paling hina yang pernah ada di dunia, tapi Tuhan justru telah menjadikannya sebagai monumen kasih yang paling agung. Hari ini kita memeperingati Jumat Agung yaitu hari dimana Allah telah mendemonstrasikan kasihNya yang paling agung yg dicurahkan ketika kejahatan manusia mencapai puncaknya. Di atas kayu salib Ia telah memohon kepada BapaNya agar mengampuni mereka semua karena Tuhan memperhitungkan bahwa mereka semua sama2 dianggap tidak tahu apa yng mereka perbuat. Saat ini pilihan ada di depan mata kita semua, menyerahkan diri kita pada pengampunan Tuhan Yesus yang agung atau tetap berkeras hati ikut dalam kerumunan hiruk pikuk manusia yang bertahan dalam arogansi dan kebodohan dunia. Selamat menghayati Jumat Agung.

Jakarta, 10 April 2020

Heru Setiawan


0 Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *